Tanganku menekap dalam lipatan sembah
Membentuk satu piramida doa
Mataku nanap, mengundang hadirMu
Yang tiba tiba saja, meresap begitu saja
Lewat sayapnya ujung ujung kulit sukmaku
Aku bicara tanpa kalimat
Kau dengar tanpa telinga
Kucoba untuuk berdamai dengan kasunyatanMu
Allahku
Dan sayup sayup aku melihatMu
Yang tak pernah aku dapatkan dari omelan2 mereka
Tak soal, ini menipu atau tidak
Karena ini hasilku, kuperoleh dari jalanku
Setidaknya, aku punya gambarMu sendiri
Yang mendamaikan nyalangku
Biar saja mereka dengan benar mereka,
Aku punya kebenaranku sendiri
Wednesday, February 3, 1993
Aku berhasil
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment